Mengoptimalkan Materi Iklan Pada Perangkat Mobile

facebook ads

Populasi pengguna internet di Indonesia semakin di dominasi oleh perangkat mobile. Dikutip dari Hootsuite, jumlah pengguna Internet di Indonesia pada Januari 2018 menembus 132,7 juta pengguna dengan tingkat penetrasi mencapai 50%.

Sementara itu, populasi pengguna perangkat mobile angkanya lebih tinggi lagi yang mencapai 177,9 juta pengguna, dengan tingkat penetrasi mencapai 67%.

Dengan data diatas, tentu para pelaku bisnis yang menggunakan iklan digital dalam memasarkan brandnya, mulai fokus dengan target pengguna perangkat seluler.

Begitu juga bagi pengiklan di facebook ads. Mereka mulai fokus mengembangkan konten untuk pengguna perangkat seluler.

Baca juga : Cara Memulai Iklan Pertama di Facebook Ads

Dikutip dari halaman resmi facebook business. Agar dapat memaksimalkan iklan yang berjalan pada perangkat seluler, ada beberapa cara dalam mengoptimalkan materi iklan. Berikut cara tersebut :

Ubah Gambar Statis Menjadi Video

Menurut facebook business, para pengguna perangkat seluler lebih tertarik terhadap iklan berupa aset video jika dibandingkan dengan aset statis (gambar).

Ini menandakan bahwa iklan berupa video akan mempunyai peluang yang lebih besar bagi bisnis dalam upaya menarik perhatian dan kesadaran merek oleh audiens.

Tetapi, iklan video akan membutuhkan koneksi yang lebih besar ketimbang ketika mengakses gambar. Ini akan menjadi masalah tersendiri, apalagi dengan penyebaran internet di Indonesia yang belum merata ke seluruh pelosok negri.

Jika target iklan adalah wilayah perkotaan, video sangat cocok untuk digunakan. Tetapi, jika target iklan berada pada wilayah yang internetnya belum maksimal. Ada baiknya untuk mempertimbangkan hal ini dan mengikuti cara yang kedua dibawah ini.

Ubah Gambar Statis Menjadi Tampilan Slide

Untuk membuat iklan yang dinamis, Anda bisa menggunakan video seperti yang dibahas diatas. Namun, menjadi masalah ketika target berada pada wilayah yang internetnya belum maksimal.

Maka perlu pengoptimalan aset tersebut, yaitu dengan menyediakan materi iklan berupa slide, atau gambar yang terdiri mulai dari 2-5 gambar. Jangan lupa aset gambar yang sudah tersedia, di kompres lagi agar lebih optimal ketika di akses di perangkat seluler.

Ini akan menjadi salah satu solusi bagi pengiklan yang menargetkan lokasi di wilayah yang layanan internetnya belum terlalu maksimal.

Pangkas Video Untuk Mencocokkan Perilaku Konsumsi di Perangkat Seluler

Penguna sosial media sangat cepat dalam melihat berandanya. Mereka dengan mudah melakukan scrolling sambil melihat postingan yang paling menarik. Postingan paling menarik akan membuat pengguna berhenti untuk melihat postingan itu lebih lama dari yang lainnya.

Dengan kasus diatas, ada baiknya bagi Anda yang menggunakan video dalam aset iklan. Pangkas dan maksimalkan durasi iklan seminimal mungkin, dan sesingkat mungkin pesan yang ingin disampaikan kepada audiens Anda. Namun, jangan lupakan pesan yang disampaikan haruslah padat dan berisi.

Mempersingkat iklan video Anda tidak hanya akan mengoptimalkannya untuk bagaimana orang-orang menggunakan konten di seluler, tetapi juga akan memastikan iklan video Anda memenuhi syarat.

Sesuaikan Video dengan Layar Seluler

Karena target Anda perangkat seluler. Orang biasanya menggunakan perangkat seluler secara vertikel. Maka sangat penting untuk memaksimalkan ruang layar dengan rasio video 9:16. Agar tetap responsif dalam kondisi apapun.

Tempatkan Pesan dengan Jelas

Jangan lupakan yang terpenting dari sebuah iklan adalan pesan yang ingin disampaikan. Pengguna seluler sangat cepat dalam membalik-balik konten yang ada di berandanya.

Oleh karena itu, tempatkan iklan Anda secara jelas, buat pesan Anda menonjol saat pertama kali iklan atau slide tampil. Untuk mengetahui carai membuat iklan yang bagus Anda bisa membaca AISAS Model Sebagai Konsep Marketing Zaman Digital.

Demikian catatan saya hari ini tentang “Mengoptimalkan Materi Iklan Pada Perangkat Mobile”, semoga bisa memberikan manfaat bagi saya pribadi dan bagi pembaca. Jika ada kritik dan saran, mohon bisa disampaikan pada kolom komentar atau halaman¬†Kontak. Terima kasih.

Jika Anda suka jangan lupa untuk bagikan :

You May Also Like

About the Author: khairil

Saya seorang yang sedang belajar digital marketing

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *