Cara Membuat Campaign yang Menarik Perhatian

cara-membuat-campaign

Pernahkan Anda membuat sebuah campaign tapi mendapat hasil yang kurang memuaskan? Jika iya, ada baiknya Anda membaca cara membuat campaign yang menarik terlebih dahulu.

Karena pada artikel ini kita akan sama-sama melirik ke belakang kepada campaign yang telah dibuat sebelumnya. Dengan harapan kita akan mendapatkan hasil yang lebih maksimal lagi.

Mengenal Campaign

Sebelum lebih jauh membahas bagaimana cara membuat campaign yang menarik, kita akan membahas dulu apa itu campaig, barangkali ada yang belum mengerti tentang pembahasan ini.

Apa itu campaign?

Menurut Philip Kotler dan Roberto campaign atau kampanye merupakan sebuah upaya yang dilakukan oleh satu organisasi/kelompok yang bertujuan untuk mempersuasi target sasaran agar bisa menerima, memodifikasi atau membuang ide, sikap dan perilaku tertentu.

Sedangkan menurut Rich da Paisley, campaign merupakan cara untuk mempengaruhi pengetahuan, sikap dan perilaku target (orang banyak).

Simplenya mungkin campaign bisa disebut cara mempengaruhi target melalui sebuah pesan. Biasanya campaign sering dibuat untuk keperluan bisnis, sosial, sosialiasi peraturan pemerintah, atau yang lainnya.

Gimana? masih bingung apa itu campaign? Dibawah ini saya lampirkan gambar contoh campaign sosial berjudul “Khaira Ingin Sembuh Agar Bisa Lihat Ayah dan Ibu!“. Saat artikel ini dibuat, campaign tersebut masih berjalan selama 140 hari. Jika teman-teman ingin berdonasi pada campaign tersebut, bisa klik link diatas.

contoh-cara-membuat-campaign
contoh-campaign

Baca juga : Mengenal Jenis Iklan di Facebook Untuk Memaksimalkan Promosi

Cara Membuat Campaign yang Menarik

Setelah mengenap apa itu campaign, sekarang saatnya kita mulai membahas bagaimana sih cara membuat campaign yang menarik, dengan harapan kita bisa mendapatkan hasil yang memuaskan.

Hasil yang memuaskan disini bisa berarti berhasil mengumpulkan dana sesuai target (contoh campaign diatas), mendapat banyak tanggapan, leads bagi bisnis, kunjungan, atau apapun itu tujuan Anda.

Sebelum masuk ke pembahasan, perlu diketahui bahwa campaign yang menarik belum tentu akan menjadi campaign yang sukses!. Tetapi, campaign sukses dihasilkan oleh sebuah proses yang sangat panjang berdasarkan jam terbang dan wawasan Anda.

Jadi jangan berhenti belajar!!

Tetapkan tujuan dari campaign

Yang perlu diperhatikan sebelum membuat campaign adalah apa tujuan dari dibuatnya campaign tersebut? Ini akan menjadi sangat penting, karena tujuan yang jelas akan memudahkan Anda dalam tahap selanjutnya.

Contoh :

  • Sosial seperti galang dana
  • Mendapat banyak leads
  • Riset pasar, dll

Kenali target pasar

Semua pemasar dan pebisnis tahu, bahwa salah satu elemen penting sebelum membuat campaign adalah mengetahui target pasar. Tidak jarang marketer menghabiskan banyak waktu saat ingin mengenali lebih detail target pasarnya.

Semakin kita mengenal target pasar, maka akan semakin maksimal juga hasil yang didapat, tentu akan menghemat biaya juga. Jangan heran jika Anda memerlukan waktu yang tidak singkat untuk melakukan hal ini.

Tips (tujuan untuk bisnis):

  • Berdiskusilah dengan tim sales Anda, tim lapangan, dan customer secara langsung, untuk mengetahui profil customer lebih dalam, seperti latar belakang mereka, pekerjaan, umur, jenis kelamin, geografis, dsb
  • Brainstorming dengan tim untuk membantu membuat sebuah ide agar pesan yang disampaikan dapat diterima calon customer
  • Jika tidak mempunyai tim, baca wawasan lama terkait campaign yang pernah dibuat.

Analisa Kompetitor

Pada zaman digital, kompetitor bukanlah musuh, tapi bisa menjadi mitra untuk menghasilkan sesuatu yang lebih, acuan untuk maju, sebagai cerminan kita dsb.

Kenalilah kompetitor agar lebih mengenal siapa pesaing kita, apa yang mereka lakukan? bagaimana mereka memasarkan produk atau jasanya? apa kelebihan mereka? apa yang berbeda dengan kita? kenapa pelanggan lebih memilih mereka? dan sebagainya.

Mudahnya begini, dengan melihat kompetitor, kita dapat bercermin kenapa campaign mereka lebih baik daripada kita, leads yang mereka dapatkan lebih banyak, biaya yang mereka keluarkan relatif sama, bahkan lebih sedikit.

Tips mengalaisa kompetior:

  • Kenali pesaing melalui kata kunci, ketikkan kata kunci target Anda di google. Kemudian buatlah 5-10 list kompetitor yang berada di halaman pertama google.
  • Analisa cara pemasaran mereka, misalnya melalui sosial media apa saja yang mereka gunakan
  • Mana jalur pemasaran mereka yang lebih maksimal, misalnya instagram, coba catat berapa followers mereka, jumlah like dan komentar di postingan, dsb
  • Cari tahu kenapa followers, like dan komentari mereka lebih banyak, konten apa yang mereka gunakan?

Temukan perbedaan dengan kompetitor

Setelah menganalisa kompetitor, jangan lupa untuk mencari tahu apa perbedaan kompetitor dengan bisnis Anda. Ini akan sangat penting dalam penentuan konten apa yang akan di gunakan ketika menjalankan campaign.

Selain itu, dengan mengetahui perbedaan dengan komptitor, Anda juga bisa mengankat atau mengkampanyekan perbedaan tersebut ke dalam judul campaign. Misalnya produk yang Anda jual lebih murah, tersertifikasi dll.

List kata kunci target

Saat mengnalisa kompetitor, Anda sudah bisa mencari kompetitor berdasarkan kata kunci, jangan lupa catat kaca kunci yang sudah digunakan untuk menganalisa kompetitor.

Buat list turunan dari kata kunci tersebut sebanyak mungkin. Jangan lupa untuk cari tahu jumlah pencarian bulanan kata kunci tersebut, persaingan kata kunci, harga kata kunci dll.

Setelah dirasa sudah banyak kata kunci yang dikumpulkan, ingat kembali apa perbedaan Anda dengan kompetitor? Setelah itu, tentukan 3-5 kata kunci yang paling mencerminkan bisnis Anda dan perbedaan dengan para kompetitor. Kata kunci ini akan digunakan saat pembuatan campaign, baik itu pada judul atau deskripsi campaign.

Tips :

  • Gunakan ubbersuggest dari neil patel (gratis)
  • Google keyword planner (gratis)
  • Ahref (berbaryar), dll

Membuat konten untuk campaign yang menarik

Dalam membuat konten, buatlah semenarik mungkin berdasarkan proses yang sudah Anda lakukan dari mengenali target pasar sampai kepada membuat list kata kunci target. Jangan lupa cantumkan perbedaan Anda dengan kompetitor, agar pesan yang disampaikan pada campaign lebih cepat sampai kepada target.

Tips :

  • Kenali model bisnis perusahaan target (misalnya B2C)
  • Siapa yang menjadi pengambil keputusan pada perusahaan terget
  • Apa masalah utama target?
  • Solusi apa yang Anda berikan?
  • Bagaimana mereka bisa melihat solusi dari Anda?
  • Manfaat yang akan diterima target?
  • Bagaimana target bisa melihat perbedaan kita dengan kompetitor? dan bagaimana hal tersebut dapat membuat mereka memilih Anda?

Lakukan berulang-ulang untuk mendapatkan campaign terbaik

Ini menjadi salah satu poin keberhasilan dalam sebuah campaign. Jangan Anda pikir campaign Anda akan berhasil dalam sekali percobaan. Para marketers handal, sudah melakukan ratusan bahkan ribuan kali kegagalan sebelumnya.

Selalu lakukan evaluasi terhadap campaign yang dibuat, sampai akhirnya Anda akan menemukan campaign yang paling cocok untuk bisnis Anda.

Baca juga : Meningkatkan Interaksi Audiens dengan Facebook Ads

Kesimpulan

Membuat campaign bukanlah proses sejam jadi, perlu dilakukan berulang kali sampai bisa menghasilkan campaign yang maksimal. Sehingga perlu dilakukan trial error juga sampai ditemukan pola yang paling cocok dengan bisnis Anda.

Sebenarnya masih banyak yang perlu diperhatikan ketika membuat campaign. Namun saya persingkat menjadi beberapa poin itu saja, karena dengan menerapkan hal tersebut Anda akan berkembangan sendirinya sejalan waktu dan jam terbang.

Semoga bermanfaat, jika ada yang kurang jelas atau mau berbagi pengalaman, silahkan cantumkan dikolom komentar. Terima kasih

banner-promisi-jasa-pembuatan-website-custom

Jika Anda suka, jangan lupa untuk bagikan :

You May Also Like

About the Author: khairil

Saya seorang yang sedang belajar digital marketing

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *